Latar Belakang Masalah PTK Pembelajaran Kooperatif Group Investigation

Berdasarkan Permendiknas RI No. 20 tahun 2016, Setiap lulusan satuan pendidikan dasar dan menengah memiliki kompetensi
pada tiga dimensi yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Salah satu kompetansi pembelajaran IPA pada kelas IV adalah siswa memahami berbagai bentuk sumber energi dan sumber energi alternatif  dalam kehidupan sehari-hari. 
Idealnya, siswa kelas IV SD mampu memahami berbagai bentuk sumber energi dan sumber energi alternatif dalam kehidupan sehari-hari dengan baik. Namun demikian, pada kenyataanya banyak siswa yang kurang menguasai materi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa mereka masih membutuhkan waktu untuk belajar dan membiasakan diri untuk menggali dan menelusuri informasi untuk menambah pemahamanya.
Kajian empiris yang pernah dilakukan guru pada tahun lalu melalui pengamatan yang dilakukan saat pembelajaran IPA materi memahami berbagai sumber energi dan sumber energi alternatif dalam kehidupan sehari-hari dengan penggunaan metode tanya jawab ternyata masih belum maksimal untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran yang dilakukan pada siswa kelas IV SD Negeri Lebakwangi 03 semester 1, tahun pelajaran 2015/2016. Pengamatan terhadap aktivitas siswa pada pembelajaran tersebut diperoleh data bahwa dari 20  siswa kelas IV, sebanyak 8 siswa atau 40% semangat mengikuti pembelajaran IPA, 6 siswa atau 30% melakukan aktivitas membuat pertanyaan dan jawaban untuk siswa lain, 8 siswa atau 40% melakukan aktivitas memberikan pertanyaan kepada siswa lain, 5 siswa atau 25% melakukan aktivitas menjawab dan menanggapi pertanyaan dari siswa lain, serta 13 siswa atau 65% sungguh-sungguh dalam mengerjakan tugas. Rata-rata aktivitas siswa dari hasil pengamatan tersebut hanya sebesar 40%, hal ini menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran masih rendah.
Rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran tersebut berakibat pada kecenderungan hasil belajar yang rendah. Analisis hasil belajar IPA materi memahami berbagai sumber energi dan sumber energi alternatif dalam kehidupan sehari-hari  kelas IV SD Negeri Lebakwangi 03 dengan KKM IPA adalah nilai 70 diperoleh data bahwa sebanyak 8 siswa atau 40% masih belum tuntas dan 12 siswa atau 60% sudah tuntas.
Beberapa penyebab terjadinya hal tersebut diatas adalah sebagai berikut; 1) pemilihan metode tanya jawab masih belum mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar semua siswa karena masih didominasi siswa-siswa tertentu saja, 2) semangat sebagian siswa dalam bertanya jawab secara klasikal masih rendah sehingga diperlukan upaya rangsangan misalnya melalui pembentukan kelompok kecil untuk mengerjakan tugas khusus tertentu, 3) bahan belajar IPA materi memahami berbagai sumber energi dan sumber energi alternatif dalam kehidupan sehari-hari pada pembelajaran kondisi awal penelitian bersifat teks hafalan sehingga membosankan siswa , oleh karena itu menuntut kreatifitas guru untuk menghadirkan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan.
Mencermati permasalahan di atas, perlu kiranya upaya inovatif yang dapat dilakukan oleh peneliti untuk dapat melakukan proses pembelajaran lebih kreatif dan menarik bagi semua siswa untuk terlibat aktif dalam pembelajaran sehingga para siswa akan lebih mudah memahami materi. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Group Investigation melalui enam tahap pembelajaran yaitu; 1)  grouping, 2)  planning , 3) investigation, 4) organizing , 5) presenting , 6) evaluating, layak dijadikan alternatif pemecahan masalah.
Dengan demikian, diharapkan penggunaan Pembelajaran Kooperatif Group Investigation dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA materi memahami berbagai sumber energi dan sumber energi alternatif dalam kehidupan sehari-hari pada siswa kelas IV SD Negeri Lebakwangi 03, Semester I, tahun pelajaran 2016/2017.
Blogger
Disqus

Tidak ada komentar